Spread the Idea !

Posts tagged ‘linux’

Mogrify, mantap gan

Dengan setingan Large (JPG bukan RAW) di kamera D40 saya, ukuran foto rata-rata yang saya hasilkan berkisar antara 2-3MB. Tidak masalah jika hanya akan disimpan dan dipelototin di notebook. Tapi bagaimana jika akan diupload di Flickr atau Facebook misalnya? untuk dua atau tiga foto saja akan menghabiskan banyak waktu. Biasalah bandwidth upload tidak terlalu gede 🙂 . Dikecilin satu-satu fotonya? yang benar saja. Fotonya banyak banget. So, apa yang terminal Linux bisa lakukan ? :). Gunakan Mogrify !

Untuk menggunakan Mogrify, pastikan Anda telah menginstal paket imagemagick terlebih dahulu. Kalo belum, langsung saja eksekusi di console.

$sudo apt-get install imagemagick

kalo sudah, tinggal Anda siapkan foto-foto yang akan diresize dalam satu folder. Misal nama foldernya FOTO diletakkan di direktori Desktop.

$cd Desktop

lakukan command diatas setelah yakin Anda berada di folder home.

$cd FOTO

$mogrify -resize 640 *.JPG

perintah diatas akan merubah semua foto yang ada dalam direktori FOTO menjadi 640X(aspect ratio). Dan untuk “*.JPG”, bersifat case sensitive. jadi pastikan terlebih dahulu nama file Anda. Untuk fungsi-fungsi mogrify yang lain, silahkan Anda eksplore atau $man mogrify 🙂

 

 

Ngajarin instalasi DD-WRT

Kemarin saya menjanjikan ke beberapa siswa SMK Pembangunan yang melakukan praktek industri di tempat kami, untuk akan saya tunjukkan bagaimana caranya mengganti firmware Access Point Linksys yang kami pake (WRT54GL) dengan Linux 🙂 . Tadi pagi belajar bersama kami mulai. Dengan menggunakan infokus yang diarahkan kedinding kantor, tahapan-tahapan instalasi dapat disimak dengan baik. Tanpa waktu lama, WRT54GL telah berubah menggunakan DD-WRT. 

Kami mencoba untuk menggunakannya sebagai client (sebelumnya tidak bisa). Dan hasilnya berfungsi dengan baik. Kami juga mencoba melakukan remote ke AP dengan akses SSH, dan dapat berjalan dengan baik. Berharap ini dapat menambah wawasan siswa-siswi soal teknologi wireless.

How to fix the report module bug on senayan (SLIMS)

Akhirnya setelah puluhan tahun tara batulis… hihihi 🙂

Anda tahu SLIMS ? SLIMS adalah Senaya Library Management System yang dikembangkan oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas. Untuk lebih jelas kesini aja ya  http://senayan.diknas.go.id/web2/. Senayan digunakan untuk melakukan automasi perpustakaan. Jadi semua proses dalam perpustakaan dilakukan secara komputerisasi. Yang lebih menarik Senayan dirilis dengan lisensi GNU GPL alias Open Source. Jadi hanya perlu download dari situsnya dan modal bisa instalasi. Senayan bisa dipasang dilingkungan Linux/BSD dan Windows.

Saat tulisan ini dibuat Senayan telah mencapai versi 3 stable 12. Saya mulai menggunakan Senayan untuk sekedar ngoprek sejak Senyan versi 3 stable 9. Dan semua instalasi yang saya buat sampai stable 12 pun saya selalu bermasalah ketika akan melakukan download laporan yang ada di modul report. Jadi di modul report senayan kita bisa mengunduh (–>download) laporan tentang laporan peminjaman, laporan koleksi, laporan membership, dll. Namun yang terjadi setiap saya klik tombol download maka akan muncul tab baru di firefox (saya menggunakan firefox) dan saya diarahkan ke http://www.files.com yang otomatis saja langsung error. Saya kemudian mencari solusinya dengan menghubungi Mas Hendro (Lead Developer Senayan) dan Mas Purwo (Teknik Geologi UGM/Lead Dokumentasi Senayan). Namun keduanya mengatakan bahwa Senayan diserver mereka baik-baik saja. Download report juga ga masalah. waduch.. puyeng nich. Ini menjadi penting karena saat ini saya sedang mengkonfigurasi senayan untuk Perpustakaan Daerah Kota Ternate. Saya sangat senang dengan project ini karena ide-ide untuk menyebarkan solusi open source di lingkungan pemerintahan bisa terwujud.

Setelah utak-atik saya menemukan solusinya. Saya selama ini melakukan instalasi senayan di Ubuntu Server Edition. Seluruh file senayan saya letakan di /var/www. Ini saya lakukan agar file configurasi apache tidak saya sentuh lagi. Nah, justru inilah penyebabnya. Modul Report senayan akan bermasalah kalo kita letakan file-file senayan di /var/www. Akhirnya saya coba buatkan satu buah folder baru di /var/www

#cd /var/www

#mkdir senayan

dan semua file senayan saya pindahkan ke folder yang baru dibuat. Coba lagi download file laporan di senayan…taraaaaatt…hore berhasil. Sederhana memang tapi bikin puyeng juga. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kawan-kawan yang lain.

Spread the Open Source Spirit !